Mahasiswa Praktik Kependidikan UNY Kenalkan Tari Montro sebagai Upaya Pelestarian Budaya dan Mendukung SDGs ke-11

Keterangan Sumber Foto: 
dokumentasi pribadi

Yogyakarta, 9 September 2026 — Zahra Anis Nurhaliza, mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Tari, Universitas Negeri Yogyakarta, melaksanakan kegiatan pembelajaran Tari Montro dalam rangka Praktik Kependidikan di kelas VII C. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengenalan dan pelestarian seni budaya lokal melalui pendidikan, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-11, yaitu Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.

Kegiatan pembelajaran diawali dengan pengenalan mengenai asal-usul Tari Montro sebagai salah satu kesenian tradisional khas Yogyakarta. Peserta didik kelas VII C diberikan pemahaman mengenai latar belakang dan keberadaan Tari Montro agar tidak hanya mengenal tari melalui gerakannya, tetapi juga memahami nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Pengenalan seni tradisional kepada generasi muda diharapkan dapat menumbuhkan rasa apresiasi dan kepedulian terhadap keberlanjutan budaya lokal.

Setelah mendapatkan materi, peserta didik melakukan kegiatan menulis deskripsi ragam gerak Tari Montro. Selanjutnya, Zahra Anis Nurhaliza mendemonstrasikan ragam gerak secara langsung dan bertahap, mulai dari ragam gerak 1 hingga ragam gerak 6. Peserta didik mengikuti setiap gerakan yang diperagakan sebelum kemudian mempraktikkan seluruh ragam gerak secara bersama-sama dengan iringan musik Tari Montro.

Pembelajaran melalui praktik langsung memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk mengenal seni tradisional secara lebih dekat. Selain memperoleh pengetahuan mengenai Tari Montro, peserta didik kelas VII C juga belajar melakukan gerakan tari dengan mengikuti teknik, urutan, serta iringan musik yang digunakan. Proses tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran seni yang menggabungkan aspek pengetahuan, keterampilan, dan apresiasi budaya.

Pelaksanaan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan SDGs ke-11 karena pelestarian warisan budaya merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan. Keberlanjutan sebuah masyarakat tidak hanya ditunjang oleh pembangunan fisik dan lingkungan, tetapi juga oleh keberadaan identitas serta warisan budaya yang tetap hidup di tengah masyarakat. Melalui kegiatan pembelajaran Tari Montro di kelas VII C, Zahra Anis Nurhaliza turut berperan dalam mengenalkan budaya Yogyakarta kepada generasi muda. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga keberadaan kesenian tradisional agar tetap dikenal, dihargai, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Dengan demikian, pendidikan seni dapat menjadi salah satu media dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus mewujudkan semangat SDGs ke-11. 

oleh Zahra Anis Nurhaliza