Menari, Berkarakter, Berdampak: Dasanan SMKI Yogyakarta Wujudkan Pendidikan Berkualitas melalui Seni Tari
Primary tabs

YOGYAKARTA — SMK Negeri 1 Kasihan (SMKI Yogyakarta) kembali menggelar ajang pentas seni rutin tiga bulanan bertajuk Dasanan pada Senin, 10 Agustus 2026 di panggung pertunjukan Area Tertutup Dwarawati SMKI Yogyakarta. Edisi Dasanan kali ini tampil istimewa dengan mengusung pertunjukan seni tari yang dibawakan oleh perwakilan siswa dari setiap kelas, guru, serta mahasiswa Praktik Kependidikan (PK). Acara yang terbuka gratis bagi masyarakat umum ini diselenggarakan untuk mengasah karakter dan rasa cinta seni pada diri siswa, sekaligus mendukung agenda pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Dasanan hadir sebagai wadah nyata bagi siswa untuk menguji keberanian dan bakat mereka di luar jam kelas formal. Pementasan terbagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama pada pukul 15.00–17.30 WIB yang menampilkan karya seni tari dari perwakilan setiap kelas, dilanjutkan sesi kedua pada pukul 19.30–21.30 WIB yang dimeriahkan oleh penampilan khusus kolaborasi guru dan mahasiswa PK. Dalam proses pelaksanaannya, setiap kelas secara mandiri menyiapkannya dengan pendampingan intensif dari guru dan mahasiswa PK, sehingga proses belajar terasa lebih hidup, kompak, dan sarat akan nilai-nilai kebudayaan.
Pentas seni ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan karakter siswa, seperti menumbuhkan kedisiplinan, rasa percaya diri, tanggung jawab, kerja sama tim, serta apresiasi yang mendalam terhadap seni tradisi. Bagi sekolah dan mahasiswa PK, kegiatan ini menjadi kesempatan emas untuk mengekspresikan diri sekaligus menerapkan metode pembelajaran berbasis seni yang kreatif dan berdampak. Dampak-dampak tersebut secara langsung berkontribusi pada pencapaian SDGs 4, khususnya dalam menghadirkan pengalaman belajar yang nyata, relevan, serta mampu membentuk karakter dan budi pekerti siswa melalui pemaknaan budaya. Melalui konsistensi penyelenggaraan Dasanan setiap tiga bulan sekali pada tanggal 10, SMKI Yogyakarta berharap kegiatan ini terus menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan seni kejuruan yang berkualitas dan berdampak luas bagi peserta didik maupun masyarakat.