Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Pendidikan Seni Tari UNY Kenalkan Tari Baladewan sebagai Upaya Menumbuhkan Apresiasi terhadap Warisan Budaya di SMK Negeri 1 Bantul

Keterangan Sumber Foto: 
dokumentasi pribadi

Bantul, 28 Juli 2026 – Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan Seni Tari, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Regina Oktavia Sasi Kirani, melaksanakan kegiatan pembelajaran Seni Tari di SMK Negeri 1 Bantul. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Praktik Kependidikan dengan sasaran peserta didik kelas X pada mata pelajaran Seni Tari.

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada Selasa, 28 Juli 2026, dengan materi pengenalan Tari Baladewan ditinjau dari asal-usul dan sejarahnya. Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk mengenal salah satu bentuk seni tari tradisional sekaligus memahami latar belakang sejarah dan budaya yang berkaitan dengan Tari Baladewan. Kegiatan tersebut turut dikaitkan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-11, yaitu Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya pada upaya menjaga dan menghargai warisan budaya. Pengenalan seni tari tradisional kepada generasi muda menjadi salah satu bentuk pendidikan budaya yang dapat menumbuhkan pengetahuan dan apresiasi terhadap keberagaman kesenian yang berkembang di masyarakat.

Pembelajaran diawali dengan pembukaan dan apersepsi untuk mengetahui pengetahuan awal peserta didik mengenai seni tari tradisional. Selanjutnya, mahasiswa PK menyampaikan materi mengenai asal-usul dan sejarah Tari Baladewan. Materi disampaikan secara interaktif melalui penjelasan dan tanya jawab sehingga peserta didik dapat memahami bahwa sebuah karya tari tidak hanya memiliki unsur gerak, tetapi juga memiliki latar belakang sejarah dan konteks budaya. Peserta didik diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan pemahaman mereka mengenai materi yang telah diberikan. Mahasiswa PK kemudian memberikan penguatan terhadap materi serta mengarahkan peserta didik untuk memahami pentingnya mengenal seni tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan seni, tetapi juga pada pemahaman dan apresiasi terhadap budaya. Pengenalan sejarah Tari Baladewan diharapkan dapat membantu peserta didik memahami keberadaan seni tradisional serta menumbuhkan ketertarikan untuk mengenal berbagai kesenian daerah lainnya. Kegiatan pembelajaran ini juga menjadi bagian dari peran mahasiswa Pendidikan Seni Tari dalam memperkenalkan seni dan budaya kepada generasi muda. Lingkungan sekolah menjadi salah satu ruang yang dapat digunakan untuk memperkenalkan keberagaman seni tradisional melalui proses pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Keterkaitan kegiatan dengan SDGs poin ke-11 terletak pada upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap keberadaan dan nilai warisan budaya. Melalui pengenalan seni tari tradisional dalam pembelajaran, peserta didik mendapatkan kesempatan untuk memahami dan mengapresiasi kebudayaan sebagai bagian dari identitas masyarakat. Ke depan, pembelajaran Seni Tari di SMK Negeri 1 Bantul diharapkan dapat terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengenal berbagai seni tradisional Indonesia. Pengenalan, pemahaman, dan apresiasi terhadap seni budaya sejak usia sekolah diharapkan dapat mendukung keberlanjutan keberadaan kesenian tradisional di tengah perkembangan zaman.

oleh Regina Oktavia Sasi Kirani