LAPORAN HASIL SURVEY KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP LAYANAN MANAJEMEN

Penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu tidak hanya ditentukan oleh kualitas proses pembelajaran, tetapi juga oleh kualitas layanan manajemen yang
mendukungnya. Layanan manajemen mencakup berbagai aspek administratif dan operasional yang secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi pengalaman
akademik mahasiswa. Pelayanan administrasi yang responsif, sistem keuangan yang transparan, sarana dan prasarana yang memadai, serta kepastian prosedur yang jelas merupakan bagian integral dari tata kelola perguruan tinggi yang baik. Dalamkonteks SistemPenjaminan Mutu Internal (SPMI), evaluasiterhadap layanan
manajemen merupakan siklus penting dalam proses penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar mutu. Survei kepuasan mahasiswa menjadi salah satu instrumen utama dalam memperoleh umpan balik secara kuantitatif dan objektif mengenai persepsi mahasiswa terhadap kualitas layanan yang diberikan. Persepsi mahasiswa sebagai pengguna layanan utama memiliki nilai strategis karena secara langsung mencerminkan tingkat efektivitas sistem manajemen yang dijalankan. Peningkatan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun turut meningkatkan kompleksitas layanan administrasi dan kebutuhan terhadap fasilitas pendukung. Kondisi
tersebut menuntut adanya penguatan sistem pelayanan agar tetap mampu memberikan layanan yang cepat, tepat, dan akurat. Oleh karena itu, survei kepuasan mahasiswa terhadap layanan manajemen perlu dilaksanakan secara berkala untuk memastikan bahwa seluruh mekanisme pelayanan tetap berjalan sesuai standar operasional prosedur serta memenuhi harapan mahasiswa. Pelaksanaan survei ini juga selaras dengan prinsip good governance dalam pengelolaan institusi pendidikan tinggi, yang menekankan pada akuntabilitas, transparansi, efektivitas, efisiensi, serta orientasi pada pemangku kepentingan. Hasil survei diharapkan tidak hanya menjadi dokumen laporan semata, tetapi menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan strategis yang berbasis data empiris.

Analisis Komparatif dan Prioritas Peningkatan
Berdasarkan analisis komparatif, indikator dengan capaian tertinggi adalah kepastian pelayanan, sedangkan indikator dengan capaian terendah adalah administrasi keuangan. Prioritas peningkatan mutu difokuskan pada:
1. Optimalisasisistem administrasi keuangan.
2. Pengembangan dan pemeliharaan prasarana.
3. Penguatan digitalisasi layanan untuk meningkatkan efisiensi.

Interpretasi Umum
Secara keseluruhan, layanan manajemen berada pada kategorisangat baik dengan rata-rata kepuasan di atas 94 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa sistem tata kelola telah berjalan efektif. Namun demikian, prinsip continuous quality improvement mengharuskan fakultas untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan meskipun capaian sudah tinggi. Survei ini menjadi dasar dalam menyusun rencana tindak lanjut yang terukur dan terdokumentasi.

 

https://drive.google.com/file/d/1BYqUD9rCns9hr5fAYoLFW3iaPQ_p_pgn/view?u...

Gambar: