Pendidikan Seni Tari FBSB UNY Gelar Pelatihan Tari Pendet bagi Mahasiswa UPSI Malaysia

Keterangan Sumber Foto: 
dokumentasi pribadi

Berita Website Program Studi Pendidikan Seni Tari FBSB UNY

Yogyakarta, Mei 2026 — Program Studi Pendidikan Seni Tari, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DLK) melalui pelatihan Tari Pendet bagi mahasiswa Fakultas Musik dan Seni Persembahan, Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 9–10 Mei 2026, di lingkungan UPSI Malaysia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pertukaran pengetahuan seni dan budaya sekaligus membangun keberlanjutan kerja sama akademik antara UNY dan UPSI. Tim pelaksana terdiri atas Dr. Dra. Ni Nyoman Seriati, M.Hum., Dr. Dra. Pramularsih Wulansari, M., Wiga Nugraheni,M.Pd.

 

Memperkuat Pertukaran Seni dan Budaya Indonesia–Malaysia

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memperkuat pertukaran pengetahuan seni serta jejaring kerja sama akademik Indonesia–Malaysia. FBSB UNY dan UPSI telah memiliki hubungan kerja sama dalam bidang bahasa dan seni, sementara UPSI memiliki Department of Performing Arts yang mencakup bidang Musik, Teater, dan Tarian.

Melalui pelatihan Tari Pendet, mahasiswa UPSI memperoleh pengalaman mempelajari seni dan budaya Indonesia, khususnya tari etnik Nusantara dari Bali. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana transfer keterampilan tari dan penguatan jejaring kemitraan internasional.

 

Pelatihan Tari Pendet Selama Dua Hari

Pelatihan pada 9 Mei 2026 diawali dengan penyampaian materi dan praktik dasar Tari Pendet. Peserta mendapatkan pengenalan dasar gerak Tari Bali yang meliputi kaki, badan, tangan, jari, leher, mimik wajah, dan gerak mata. Peserta juga diperkenalkan pada struktur Tari Pendet, yaitu pepeson/pengekor, pengawak, serta pengecet/pekaad.

Proses pembelajaran dilakukan secara bertahap dengan pendampingan tim PkM dan penggunaan musik sebagai bagian dari latihan. Metode yang digunakan meliputi imitasi, drill, dan demonstrasi, sehingga peserta dapat mengamati, menirukan, mempraktikkan, dan mengevaluasi gerakan secara langsung.

Mengenal Agem, Tandang, dan Tangkep

Materi pelatihan tidak hanya berfokus pada penguasaan ragam gerak, tetapi juga pada pemahaman tiga elemen estetis Tari Pendet, yaitu agem, tandang, dan tangkep. Agem diperkenalkan melalui sikap dasar kaki, badan, tangan, kepala, dan mata. Tandang dipelajari melalui ragam gerak serta perpindahan yang disesuaikan dengan struktur tari dan musik, sedangkan tangkep diarahkan pada penguasaan mimik, ekspresi, seledet, dan karakter gerak.

Dengan pendekatan tersebut, peserta tidak hanya diharapkan mampu mengikuti gerakan Tari Pendet, tetapi juga memahami unsur estetis yang membentuk karakter tari.

Praktik Kelompok, Rias, dan Busana

Pada 10 Mei 2026, kegiatan dilanjutkan dengan latihan kelompok, penyajian, serta pengenalan tata rias dan busana Tari Pendet. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok dan diberikan kesempatan untuk menyusun pola lantai secara mandiri sebelum mempraktikkan hasil latihan.

Peserta juga memperoleh pengenalan tata rias putri halus khas Bali, hiasan kepala, serta unsur-unsur busana Tari Pendet. Dokumentasi kegiatan menunjukkan proses praktik gerak, pendampingan rias, pengenalan busana, dan penyajian hasil latihan oleh mahasiswa UPSI.

Dokumentasi pengenalan tata rias Tari Pendet, 10 Mei 2026.

Dokumentasi pelatihan praktik gerak Tari Pendet bagi mahasiswa UPSI, 9 Mei 2026.

Target dan Capaian Peserta

Kegiatan diarahkan pada penguasaan praktik dan pemahaman unsur estetis Tari Pendet. Peserta diharapkan mampu mempraktikkan Tari Pendet sesuai teknik dan iringan musik, menerapkan tiga elemen estetis agem, tandang, dan tangkep, serta memperoleh pengalaman apresiasi terhadap seni dan budaya Indonesia.

Dalam proposal kegiatan, target yang ditetapkan adalah 90% peserta mampu menyajikan Tari Pendet beserta praktik rias dan busana. Pelaksanaan pelatihan juga menghasilkan media pembelajaran berupa Video Tutorial Tari Pendet yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran dan latihan berkelanjutan.

Menghasilkan Luaran untuk Keberlanjutan Pembelajaran

Kegiatan PkM ini menghasilkan sejumlah luaran. Implementation Agreement (IA) antara UNY dan UPSI telah tercapai sebagai dokumen kerja sama internasional. Selain itu, Video Tutorial Tari Pendet telah tersedia sebagai media pembelajaran untuk mendukung pelatihan dan pembelajaran berkelanjutan.

Luaran lainnya adalah HKI berupa karya audio visual tutorial Tari Pendet yang telah tercapai. Sementara itu, artikel ilmiah untuk Jurnal Abdi masih dalam proses penyempurnaan menuju submission.

Membangun Kemitraan Berkelanjutan UNY–UPSI

Dalam pelaksanaan kegiatan, Fakulti Muzik dan Seni Persembahan UPSI memberikan dukungan kelembagaan dan koordinasi, menyediakan tempat dan fasilitas kegiatan, memfasilitasi peserta mahasiswa UPSI, serta mendukung aspek teknis seperti jadwal, peserta, tempat, partisipasi, dan dokumentasi. UPSI juga mendukung pemanfaatan Video Tutorial Tari Pendet sebagai bahan pembelajaran.

Meskipun mobilitas tim pelaksana ke luar negeri memiliki keterbatasan pembiayaan, kegiatan tetap berjalan sesuai tujuan melalui optimalisasi komunikasi daring, pemanfaatan fasilitas UPSI, penggunaan video tutorial sebagai media pembelajaran, serta penyesuaian pelaksanaan dengan waktu dan dukungan pembiayaan yang tersedia.

Melanjutkan Pertukaran Budaya melalui Seni Tari

Kegiatan PkM DLK FBSB UNY ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi pendidikan tinggi dalam memperluas pertukaran seni dan budaya Indonesia di tingkat internasional. Pelatihan Tari Pendet tidak hanya memberikan pengalaman praktik tari kepada mahasiswa UPSI, tetapi juga membuka ruang interaksi akademik dan budaya antara sivitas akademika UNY dan UPSI.

Ke depan, kegiatan diarahkan pada finalisasi artikel ilmiah, optimalisasi Video Tutorial Tari Pendet sebagai bahan pembelajaran, evaluasi kebermanfaatan materi dan media bagi peserta, penguatan koordinasi dan peluang kegiatan seni maupun pendidikan bersama UPSI, serta perancangan program lanjutan berupa pengenalan atau pelatihan tari tradisional Indonesia lainnya.

Sumber bahan: Laporan Kemajuan PkM Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DLK) FBSB UNY Tahun 2026.